Manajemen pergudangan dan logistik stok

Warehouse Management System (WMS)

Manajemen multi-gudang, penataan rak/bin presisi, barcode scanner, dan stok opname berjalan.

Tingkatkan akurasi dan kecepatan gudang Anda. WMS mengatur penerimaan barang masuk (Inbound), penempatan rak (Putaway), mutasi internal, penyiapan pesanan (Picking & Packing), hingga pengeluaran barang (Outbound) dengan pemindaian barcode/QR.

Untuk siapa? Distributor besar, pusat logistik & fulfillment, pedagang grosir, ritel multi-cabang, dan manufaktur.
Pilihan modul (5 Modul Siap Pakai)

Cakupan Modul Warehouse Management System (WMS)

Fitur WMS terstruktur yang mentransformasi gudang manual menjadi pusat distribusi modern dengan akurasi tinggi. Klik modul di bawah untuk langsung menuju rincian fitur.

01

Inbound & Penerimaan Barang (GRN)

Pencatatan barang masuk yang akurat dan terverifikasi langsung dengan Purchase Order pemasok.

Fitur Utama & Key Points
  • Penerimaan Berbasis PO: Verifikasi kesesuaian barang datang dengan pesanan pembelian
  • Scan Barcode / QR Cepat: Penerimaan barang menggunakan barcode scanner genggam atau smartphone
  • Quality Control (QC): Pemisahan barang lolos QC vs reject disertai bukti foto kondisi barang
  • Labeling Barcode: Cetak label barcode barang atau pallet saat pertama tiba di gudang
02

Hierarki Lokasi Rak, Bin & Zona Gudang

Pemetaan tata letak gudang hingga tingkat rak terkecil agar setiap barang memiliki alamat yang jelas.

Fitur Utama & Key Points
  • Struktur Multi-Level: Pemetaan Gudang > Zona > Aisle/Lorong > Rak > Level > Bin/Slot
  • Zonasi Khusus: Pemisahan area suhu dingin (cold), barang kering, barang rusak, & transit
  • Penataan Fast/Slow Moving: Tempatkan barang laris dekat area packing untuk efisiensi jalan operator
03

Putaway Otomatis & Mutasi Internal Gudang

Pelacakan setiap perpindahan barang antargudang maupun antar-rak dengan riwayat yang dapat diaudit.

Fitur Utama & Key Points
  • Directed Putaway: Sistem mengarahkan penempatan barang ke rak kosong terdekat
  • Mutasi Antar-Rak: Pindahkan barang antarlorong (Bin-to-Bin) dengan pencatatan instan
  • Mutasi Antargudang: Surat jalan transfer pengiriman & konfirmasi penerimaan cabang
  • Kartu Stok Digital: Audit trail mencatat siapa, kapan, dan alasan pergerakan barang
04

Outbound, Picking List & Verifikasi Packing

Pemenuhan pesanan pelanggan secara cepat, tepat, dan bebas kesalahan kirim barang.

Fitur Utama & Key Points
  • Picking List Teroptimasi: Daftar ambil barang diurutkan berdasarkan rute lorong terpendek
  • Verifikasi Packing: Pemindaian ulang barcode barang di meja packing sebelum disegel kardus
  • Cetak Dokumen Pengiriman: Generate otomatis Surat Jalan resmi dan label alamat paket
05

Stok Opname Berjalan & Kontrol FIFO / FEFO

Audit stok persediaan secara berkala tanpa perlu menutup operasional gudang.

Fitur Utama & Key Points
  • Audit Tanpa Tutup Gudang: Penghitungan fisik sebagian rak bergilir di sela operasional rutin
  • Rekonsiliasi Selisih: Pencatatan selisih fisik vs sistem dengan alur persetujuan adjustment
  • Kontrol FIFO & FEFO: Menjamin barang keluar sesuai tanggal masuk atau tanggal expired terdekat
  • Reorder Point Alert: Peringatan otomatis saat persediaan mendekati batas minimum stok
Persiapan implementasi

Hal yang perlu dipetakan bersama

Pelabelan Barcode Rak

Setiap lorong, rak, dan barang dipasangi label barcode sebelum sistem diterapkan.

Perangkat Scanner

Bisa memakai barcode terminal (PDA Android) industri atau smartphone Android.

Koneksi ke POS / ERP

Stok gudang dapat disinkronkan langsung dengan penjualan POS maupun sistem ERP.

Cara penerapan

Dari kebutuhan hingga penggunaan

01

Layout & Zonasi Gudang

Petakan denah fisik gudang, lorong rak, zona karantina, dan meja packing pengiriman.

02

Setup Master Barang & Rak

Input master data barang, cetak label barcode rak/bin, dan upload saldo awal stok.

03

Simulasi Alur Gudang

Uji penerimaan barang, penempatan rak, picking pesanan, dan validasi packing.

04

Go-Live & Pendampingan

Operasional penuh gudang dengan pendampingan langsung di hari-hari pertama go-live.

Pertanyaan umum

Tentang Warehouse Management System (WMS)

Belum yakin dengan cakupan yang dibutuhkan? Ceritakan alur kerja Anda kepada tim kami.

01Apakah harus menghentikan operasional gudang saat stok opname?

Tidak perlu. WMS mendukung metode Cycle Count, di mana penghitungan fisik dilakukan bertahap (per zona atau per lorong) tanpa harus menutup gudang secara total.

02Bagaimana sistem mencegah barang kadaluarsa terkirim ke pembeli?

Sistem menerapkan aturan FEFO (First Expired First Out). Sistem otomatis mengunci dan mengarahkan operator mengambil batch barang yang memiliki tanggal kadaluarsa paling dekat terlebih dahulu.

03Bisa diintegrasikan dengan sistem penjualan kami yang ada?

Bisa. WMS dilengkapi REST API siap pakai untuk menerima data order penjualan dan mengirim update stok ke sistem POS, ERP, maupun e-commerce Anda.

Bahas kebutuhan Warehouse Management System (WMS) Anda

Ceritakan proses yang ingin diperbaiki, sistem yang digunakan, dan hasil yang dibutuhkan. Kami bantu petakan cakupan serta langkah berikutnya.