Kurangi input berulang
Hubungkan dokumen antarproses agar tim tidak perlu menyalin transaksi yang sama di banyak tempat.
NUSA ERP · SISTEM ERP TERINTEGRASI
Satu alur kerja. Kendali penuh atas bisnis Anda.
Saat pesanan, stok, dan keuangan berjalan di sistem yang terpisah, tim menghabiskan waktu untuk mencocokkan data. Nusa ERP menghubungkan proses tersebut agar pesanan lebih mudah ditelusuri, persediaan terkendali, dan keputusan bertumpu pada data yang sama.
LEBIH DARI SEKADAR PENCATATAN
Saat sales, gudang, dan keuangan memakai alur yang terhubung, tim Anda bisa fokus pada pekerjaan yang menggerakkan bisnis.
Hubungkan dokumen antarproses agar tim tidak perlu menyalin transaksi yang sama di banyak tempat.
Lihat hubungan pesanan, persediaan, piutang, dan utang untuk menyusun prioritas operasional.
Beri setiap divisi pandangan yang konsisten atas transaksi dan laporan sesuai hak aksesnya.
SATU TRANSAKSI, TERHUBUNG SAMPAI AKHIR
Contoh alur penjualan: setiap tahap meneruskan informasi ke proses berikutnya, sesuai konfigurasi dan modul yang dipilih.
Catat pelanggan, penawaran, dan sales order dalam satu rangkaian dokumen.
Periksa ketersediaan, alokasikan barang, lalu catat pemenuhan dan surat jalan.
Hubungkan tagihan dengan pesanan serta pengiriman untuk menelusuri piutang.
Cocokkan penerimaan kas atau bank dengan tagihan dan sisa saldo pelanggan.
Tinjau penjualan, stok, dan keuangan dari transaksi yang telah dicatat atau diposting.
10 AREA MODUL UTAMA
Sepuluh area operasional untuk dipetakan bersama. Pilih modul prioritas, lalu sepakati fitur, aturan transaksi, dan kebutuhan integrasi sebelum implementasi.
10 modul · Buka modul untuk melihat rincian fitur
Siklus penjualan lengkap dari penawaran harga hingga penagihan piutang pelanggan.
5 fitur utamaKontrol ketat pengeluaran dan pengadaan barang mulai dari permintaan hingga pelunasan tagihan vendor.
5 fitur utamaPemantauan persediaan barang secara real-time di seluruh cabang, gudang utama, dan lokasi transit.
5 fitur utamaPengelolaan likuiditas perusahaan, pencairan dana operasional, dan pemantauan arus kas harian.
5 fitur utamaHubungkan transaksi operasional dengan pembukuan melalui pemetaan akun dan kebijakan akuntansi perusahaan.
5 fitur utamaRapikan pencatatan komponen pajak transaksi dan rekap data untuk membantu proses pemeriksaan tim pajak.
4 fitur utamaModul produksi pabrikasi untuk pengelolaan bahan baku, surat perintah kerja, dan perhitungan HPP.
4 fitur utamaPengelolaan daftar aset perusahaan, perhitungan nilai perolehan, dan penyusutan berkala otomatis.
4 fitur utamaPenetapan plafon anggaran operasional per divisi atau proyek untuk mencegah pembengkakan biaya.
4 fitur utamaRingkasan visual performa bisnis untuk pengambilan keputusan cepat jajaran direksi dan manajemen.
4 fitur utamaCoba kata kunci lain atau ceritakan kebutuhan khusus Anda.
Belum tahu harus mulai dari mana? Ceritakan proses yang paling sering menghambat tim Anda.
Bantu petakan modul sayaPERLUAS SESUAI KEBUTUHAN
Lengkapi pemetaan ERP dengan proses berikut. Ketersediaan fitur, produk pendamping, pengembangan, dan integrasinya perlu ditinjau serta disepakati dalam proposal.
Opsi untuk didiskusikan. Area di bawah bukan fitur bawaan atau paket yang otomatis termasuk.
Diskusikan kebutuhan menghubungkan pengelolaan karyawan dengan biaya tenaga kerja.
Perluas data pelanggan menjadi alur kerja tim sales sebelum pesanan terbentuk.
Petakan kebutuhan perencanaan produksi serta pemeriksaan mutu yang lebih mendalam.
Bahas pencatatan pekerjaan berbasis proyek, kontrak, atau layanan purnajual.
Tentukan kebutuhan grup usaha atau transaksi lintas mata uang sejak awal perancangan.
Tinjau sistem yang sudah digunakan dan data yang perlu dipertukarkan dengan ERP.
KENDALI YANG DIRENCANAKAN
Kebutuhan akses, keamanan, dan infrastruktur dipetakan sejak awal. Cakupan teknis dan tanggung jawab operasional disepakati sebelum implementasi.
Bahas kebutuhan infrastrukturSepakati peran pengguna, pemisahan tugas, dan batas persetujuan sesuai SOP perusahaan.
Tentukan transaksi yang perlu dicatat, detail riwayat, serta masa penyimpanan audit trail.
Rencanakan jadwal pencadangan, tanggung jawab pengelolaan, dan pengujian pemulihan data.
Validasi opsi cloud atau server perusahaan, kebutuhan jaringan, dan akses melalui perangkat mobile.
LANGKAH JELAS, TIM LEBIH SIAP
Mulai dari prioritas yang realistis. Siapkan data dan pengguna, uji proses penting, lalu jalankan sistem secara bertahap.
Tinjau alur bisnis, contoh dokumen, dan laporan. Sepakati modul, integrasi, serta ukuran keberhasilan.
Siapkan hak akses dan aturan transaksi. Bersihkan, petakan, lalu validasi master data serta saldo awal.
Uji skenario nyata bersama pengguna tiap divisi, cocokkan hasil laporan, dan latih tim sebelum peluncuran.
Lakukan peralihan sesuai rencana, dampingi transaksi awal, dan evaluasi kebutuhan perbaikan bersama PIC.
SEBELUM ANDA MEMULAI
Dari pemilihan modul sampai persiapan tim. Bahas lebih lanjut sesuai kondisi perusahaan Anda.
Tanyakan via WhatsAppTidak. Anda dapat memulai dari proses prioritas seperti penjualan, pembelian, dan persediaan. Cakupan fitur setiap fase ditetapkan bersama agar implementasi sejalan dengan kebutuhan serta kesiapan tim.
ERP menghubungkan proses lintas divisi, mulai dari pesanan, pengadaan, persediaan, hingga keuangan. Modul akuntansi memakai data dari transaksi operasional sesuai pemetaan akun, sehingga tim lebih mudah menelusuri hubungan dokumen dan laporan.
Cakupan ERP mengikuti modul yang disepakati. HRIS/payroll, pipeline CRM, MRP dan QC lanjutan, proyek, multi-entitas, serta integrasi dibahas sebagai kebutuhan tambahan. Ketersediaan, penyesuaian, dan biayanya dikonfirmasi dalam proposal.
Biaya dipengaruhi oleh modul, jumlah dan peran pengguna, kompleksitas SOP, migrasi data, integrasi, serta pilihan infrastruktur dan pendampingan. Setelah pemetaan kebutuhan, Anda menerima penawaran dengan cakupan pekerjaan dan komponen biaya yang jelas.
Kebutuhan migrasi ditinjau dari format dan kualitas data yang tersedia. Tim menyepakati master data, saldo awal, dan riwayat transaksi yang akan dipindahkan, lalu melakukan pemetaan serta validasi hasil sebelum digunakan.
Integrasi perlu ditinjau berdasarkan ketersediaan API, izin akses, format data, dan batasan sistem terkait. Daftar aplikasi, arah pertukaran data, frekuensi sinkronisasi, serta penanganan kegagalan disepakati sebelum pengembangan.
Pilihan penempatan sistem dan kebutuhan akses dibahas saat perancangan. Hak akses, persetujuan, audit trail, pencadangan, pemulihan, serta tanggung jawab pengelolaan perlu ditetapkan sesuai infrastruktur dan layanan yang disepakati.
Jadwal bergantung pada cakupan modul, kesiapan data, kebutuhan penyesuaian, dan hasil uji pengguna. Rencana implementasi mencakup tahapan konfigurasi, migrasi, UAT, pelatihan, serta pendampingan go-live dengan jadwal yang disepakati bersama.
LANGKAH BERIKUTNYA UNTUK BISNIS ANDA
Ceritakan tantangan bisnis Anda. Bersama tim Nusa Digital Artha, petakan modul prioritas, kebutuhan integrasi, dan rencana implementasinya.